Showing posts with label Arsitektur. Show all posts
Showing posts with label Arsitektur. Show all posts

Sunday, 8 October 2017

Basilika Santo Petrus.



Basilika menurut pengertian sekarang berarti gereja. Basilika St. Petrus terletak di Vatikan. Pada mulanya Basilika berarti bangunan publik. Namun dalam perkembangannya, paska kerajaan Romawi menjadi kerajaan Kristen, kata Basilika selalu berarti gereja. Basiliki Santo Petrus merupakan basilika terbesar di dunia yang pernah dibuat. Basilika itu semula dibuat sebagai monumen peringatan kematian Petrus, murid Yesus yang mati martir. Kuburan Petrus dijadikan sebuah gereja. Kuburan Petrus tepat terletak di altar utama. Basilika ini dibangun dengan gaya Renaisance dengan empat perancang utama: Donato Bramante, Michelangelo, Carlo Maderno dan Gian Lorenzo Bernini.
                Semula Basilika ini dibangun oleh Kaisar Konstanstin I pada tahun 326. Namun sekitar 1300 tahun kemudian bangunan ini perlahan-palan runtun. Paus Nikolas V kemudian berinisiatif untuk membangun ulang kuburan Petrus ini menjadi basilika yang terbesar di dunia dan pembangunannya memakan waktu sekitar 120 tahun.

Monday, 13 July 2015

ARSITEKTUR KLASIK ROMAWI KUNO - Pantheon


Pantheon adalah sebuah arsitektur yang terletak di Roma, Italy. Dibangun oleh Marcus Agripha, seorang negarawan, arsitek, dan jendral Romawi. Bangunan ini dibangun pada tahun 27 M dan selesai pada pemerintahan Hadrian, pada tahun 126 M. Panthenon adalah salah satu bangunan yang terpelihara dengan baik. Bangunan ini memiliki dome yang terbesar sampai sekarang. Pada awalnya aristektur ini digunakan untuk menyembah tujuh dewa Romawi: Matahari, Bulan, Venus, Saturnus, Jupiter, Merkurius, dan Mars. Setelah Romawi menjadi kerajaan Kristen, maka bangunan Pantheon diubah menjadi gereja kemudian didedikasikan kepada Maria, ibu Yesus, dan para martir. Nama Pantheon ini secara informal disebut sebagai Santa Maria Rotonda.

Pada zaman Renaissance, Pantheon digunakan juga menjadi kuburan. Salah satu orang yang dikubur di sana adalah seniman Raphael dan juga Annibale Carracci. Komposer Arcangelo Corelli, and dan arsitek seperti Baldassare Peruzzi juga dikubur di sana.




Wednesday, 1 July 2015

ARSITEKTUR KLASIK ROMAWI KUNO - Colosseum



Arsitektur Romawi Kuno merupakan perkembangan dari Arsitektur Yunani Kuno namun memiliki inovasi, yaitu lekukan dan kubah pada bangunan. Salah satu bangunan Romawi yang sangat terkeal adalah colosseum. Colosseum juga dikenal dengan nama Flavian Amphitheatre. Colosseum  adalah adalah amphiteathre yang berbentuk epis yang berada di kota Roma. Colosseum adalah amphiteathre yang terbesar yang pernah dibuat dan dianggap sebagai salah satu arsitektur yang terbesar dan termaju. Pembangunan amphiteatre ini dimulai pada zaman Vespasianus di tahun 72 M dan selesai pada pemerintahan Titus pada tahun 80 M. Modifikasi lebih lanjut terjadi pada zaman Domitian di tahun 81-96. Karena dinasti tersebut adalah dinasti Flavianus maka amphiteatre tersebut disebut sebagai Flavian Amphitheatre. Bagunan ini dibangun dengan biaya yang berasal dari hasil rampasan bait Allah milik Yahudi setelah Yerusalem dikepung oleh Romawi. Colosseum bisa memuat sekitar 80.000. Biasanya digunakan sebagai arena pertarungan para gladiator dan juga drama mitologi. Colosseum ini dianggap sebagai ikon kejayaan Romawi.


Sebagian dari bangunan ini hancur karena gempa bumi dasyat pada tahun 1349 dan pencurian batu-batuan. Namun sampai sekarang aristektur ini menjadi salah satu bangunan yang paling populer yang dikunjungi oeh turis dari seluruh manca negara. Orang-orang Kristen sendiri menjadikan bangunan ini sebagai salah satu bangunan religius. Pada tahun 1749, Paus Benedict XIV menganggap Colosseum adalah bangunan bersejarah karena begitu banyak martir yang mati di sana.  Sehingga dia melarang penggunaan bangunan ini selain untuk kepentingan religius

Monday, 18 May 2015

ARSITEKTUR KLASIK YUNANI KUNO - Temple of Zeus

Kuil Zeus. Kuil Zeus adalah sebuah arsitektur religius yang direncanakan sebagai sebuah bangunan ibadah yang terbesar pada zamannya yang melebihi Heraion of Samos and Kuil Artemis di Ephesus. Kuil ini dipersembahkan kepada Dewa Olympian terbesar, Zeus. Pembangunan kuil ini direncanakan oleh penguasa Athena: Hippias dan Hipparchos pada tahun 520 SM. Namun bangunan tersebut tidak terselesaikan sampai pada pemerintahan Kekaisaran Romawi karena para penguasa Athena digulingkan pada tahun 510. Pembangunan kuil ini dimulai pada abad VI SM tetapi selesai pada abad II M. Setelah arsitektur ini selesai, arsitektur ini menjadi kuil terbesar di wilayah Yunani.

Pada masa demokrasi di Athena, bangunan ini tetap tidak diselesaikan kemungkinan karena bagi orang-orang Athena bahwa bangunan tersebut di dalam skala yang begitu besar merupakan bangunan yang melambangkan kesombongan para penguasa. Kemungkinan ini semakin dipertegas dengan tulisan Aristotle yang berjudul: Politics. Di sana Aristotle mengatakan bahwa kuil tersebut merupakan salah satu contoh bagaimana penguasa berusaha untuk mengekang rakyat dengan menggunakan pekerjaan yang begitu luar biasa sehingga membuat mereka tidak memiliki waktu, tenaga, dan alat untuk memberontak.

Pembangunan Kuil Zeus kembali dimulai sampai pada masa Antiokhus IV Epiphanes yang mengklaim dirinya sebagai Zeus yang hidup yang ada di dalam dunia. Antiokhus memanggil arsitektur Romawi  Decimus Cossutius sebagai pemimpin proyek pembangunan kuil Zeus tersebut. Namun pembangunan aristektur ini terhenti kembali ketika Antiokhus meninggal dunia pada tahun 164 SM. Kerusakan parah terjadi ketika salah satu Jendral Romawi, Lucius melakukan invasi ke Athena dan menjarah kota, termasuk Kuil Zeus. Beberapa bagian yang belum selesai, seperti tiang dari kuil ini diambil dan dibawa ke Roma untuk menjadi bahan membangun kuil Jupiter di bukit Capitoline. Ketika Augustus menjadi kaisar Romawi, maka kuil ini kembali dibangun namun dengan setengah hati sampai Hadrian bertahta pada abad II barulah bangunan ini terselesaikan.


Bentuk Kuil Zeus yang direkonstruksi:





Namun kemegahan bangunan ini hancur beserta bangunannya ketika orang-orang Barbar mengadakan invasi ke wilayah Yunani. Setelah invasi tersebut, bangunan ini tidak pernah diperbaiki dan semakin hancur waktu demi waktu. Kuil ini sekarang terlihat hanya sebagai sebuah bangunan yang berfondasi dan di atasnya berdiri beberapa pilar yang sudah mengalami kerusakan yang parah.


Monday, 11 May 2015

ARSITEKTUR KLASIK YUNANI KUNO - Teater Epidaurus

Teater Yunani Kuno Epidaurus. Tidak diragukan lagi, arsitektur yang satu ini merupakan Teater peninggalan Yunani Kuno terbaik secara kondisi, akustik, dan kesimetrisannya. Teater ini dibuat sekitar abad IV SM di Epidaurus, desa kecil di sekitar Korintus. Teater ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat seni tetapi juga berfungsi sebagai tempat ibadah untuk menyembah dewa kesembuhan, Asklepios. Arsitek dari bangunan ini adalah Polykleitos muda, seorang arsitek dan pemahat ternama dari kota Argos. 

Kehebatan akustik teater ini terbukti karena ketika seorang aktor atau penyanyi mengeluarkan suara, maka seluruh pendengar, sekitar 15.000 dari depan sampai belakang mendengar dengan jelas suara tersebut. Karena itu, meskipun teater milik Romawi lebih besar dan megah, tetap saja tidak bisa menandingi keindahan dan kesempurnaan akustik dari teater Epidaurus ini. Menurut Profesor Arkeologi S. E. E. Lakovidis suara terkecil dari hembusan nafas atau koyakan kertas dapat didengar sama jelasnya dari kursi paling depan sampai kursi paling belakang. 

Teater ini telah tertimbun begitu lama di tengah hutan pohon zaitun di atas sebuah bukit. Teater ini ditemukan kembali oleh seorang arkolog, Panagis Kavadias, pada abad 19. Setelah dia membaca catatan Pausanian, seorang pengembara dan ahli geografi asal Yunani, yang hidup pada abad II M, Panagis percaya bahwa di bukit tersebut menyimpan sebuah rahasia yang besar dan jikalau dia menggali bukit tersebut pasti dia akan menemukan sebuah teater yang luar biasa yang diceritakan oleh Pausanian tersebut. Keberanian dan rasa percaya diri  tersebut terbukti ketika dia menemukan Teater Epidaurus tersebut pada musim spring 1881 setelah bekerja keras selama 6 tahun. 


Sunday, 10 May 2015

ARSITEKTUR KLASIK YUNANI KUNO - Parthenon


Parthenon adalah sebuah arsitektur klasik Yunani lainnya. Parthenon disebut sebagai bangunan klasik Yunani yang paling penting yang masih bertahan sampai saat ini. Parthenon merupakan kuil yang dipersembahkan kepada Athena, yang adalah dewi yang menjadi patron orang-orang Athena. Arsitektur ini berada di Akropolis. Parthenon dibangun ketika Kerajaan Athena berada pada puncak kejayaannya (477 SM). Exterior Parthenon selesai pada 438 SM, dan selesai didekorasi pada tahun 432 SM. 



Sebenarnya Parthenon ini merupakan pengganti dari Kuil Athena yang hancur ketika Kerajaan Persia menginvasi Athena pada tahun 480 SM. Selain sebagai pengganti, Parthenon juga dibangun sebagai ungkapan terima kasih atas keselamatan yang diberikan oleh Dewi Athena terhadap serangan dari Kerajaan Persia.
Pada abad VI akhir, kuil ini didedikasikan bagi Perawan Maria dan beralih fungsi menjadi gereja. Setelah Ottoman menguasai Athena pada tahun 1460’an, maka Parthenon dialih fungsi menjadi mesjid. Pada 26 Desember 1687, ledakan terjadi di dalam Parthenon karena serangan bom dari Venezia sehingga arsitektur yang megah ini mengalami kerusakan yang parah. Jadi, secara religius Parthenon ini telah digunakan sebagai alat ibadah oleh tiga agama yang berbeda: Yunani Kuno, Kristen, dan Islam.
Parthenon bukanlah kuil terbesar, namun kelebihan dari arsitektur ini adalah akumulasi dari kualitas estetika dan filsafat Yunani: idealisme cara hidup, perhatian yang begitu detail, pengertian matematis yang menjelaskan keharmonisan alam. Presisi dari Parthenon ini merupakan sebuah perolehan yang tidak bisa tertandingi oleh bangunan apapun, bahkan sampai sekarang ini. Hal ini yang membedakan bangunan Yunani seperti Parthenon dibandingkan bangunan-bangunan dari kebudayaan lainnya.
Selain tanda dari estetika yang tinggi, Parthenon juga merupakan lambang dari demokrasi Athena. Orang-orang Athena percaya bahwa mereka berbeda dari barbar karena mereka hidup dengan demokrasi. Parthenon adalah salah satu tempat dimana mereka mempraktikkan demokrasi. Di sana setiap suara individu dianggap menjadi suara yang penting yang harus didengarkan dan dipertimbangkan.
Aristektur ini merupakan salah satu arsitektur dunia yang menarik begitu banyak turis dari seluruh dunia. Mungkin bagi kita yang suka berkeliling dunia, maka silahkan pertimbangkan aristektur ini untuk menjadi sasaran kunjungan selanjutnya.


Thursday, 7 May 2015

ARSITEKTUR KLASIK - YUNANI KUNO: Erechtheion

Erechtheion adalah kuil kuno yang berada di sisi Utara, Arkopolis, Yunani. Tanah dimana Erechtheion ini didirikan dianggap sebagai tempat yang paling suci dari seluruh wilayah Akropolis. Meskipun didedikasikan kepada banyak dewa dan pahlawan, namun kuil ini terutama didedikasikan kepada Athena dan Poseidon. Bagian timur dari kuil ini didedikasikan untuk dewi Athena; bagian barat didedikasikan bagi pahlawan lokal seperti Boutes, Hephaistos, para dewa, dan pahlawan lainnya.

Kuil ini dibangun sekitar tahun 400’an SM. Nama kuil ini diambil dari nama pahlawan Athena, Erichthonius yang adalah pemimpin Athena di permulaan, yang dipercaya lahir dari tanah dan dibesarkan oleh dewi Athena. Arsitek dari Erechtheion adalah Phidias yang mendapatkan predikat sebagai pemahat terbesar di zaman Yunani Klasik. Bangunan ini dibangun pada masa-masa peperangan Athena. Di dalam peperangan tersebut Athena berkali-kali mengalami kekalahan, mengalami pemberontakan yang bertubi-tubi, sistem demokrasi yang beralih menjadi obligarki. Setelah bangunan ini selesai, tiga tahun kemudian Athena dikuasai oleh Spartan. Jadi, kuil ini merupakan saksi bisu dari kejadian-kejadian dramatis yang dialami oleh Athena.

Erechtheion adalah sebuah gambaran kematangan kebudayaan Athena, khususnya dalam bidang seni. Bangunan ini adalah bangunan yang begitu kompleks yang mengakomodasi tanah yang tidak rata dan dibuat dari marmer yang berasal dari gunung Pentelicus. Erechtheion memiliki dua serambi. Atap serambi utara ditopang oleh enam pilar dimana di lantainya, orang-orang Athena menandai bekas petir yang dikirim oleh Zeus untuk membunuh raja legendaris dari Athena: Erectheus. Pada serambi timur, yang mana merupakan bagian yang paling terkenal, atapnya ditopang oleh enam tiang berbentuk gadis yang dinamai Caryatids. Dibawahnya terletak kuburan dari raja legendaris lainnya: Kekrops.

Thursday, 30 April 2015

ARSITEKTUR MESOPOTAMIA: Perpustakaan Assurbanipal

Perpustakaan Assurbanipal. Perpusatakaan ini dibangun oleh raja Neo-Asyur yang terbesar terakhir, yaitu Assurbanipal. Perpusataan ini adalah perpustakaan yang tertua yang ditemukan sampai saat ini. Penemu dari perpustaan ini adalah Austen Henry Layard, di Irak. Diperkirakan perpustakaan ini dibangun pada abad VII SM. Perpustakaan ini digunakan oleh Assurbanipal untuk menyimpan lebih dari 30.000 kepingan tulisan khususnya dari seluruh wilayah Mesopotamia. Dia membayar para ahli untuk menyalin tulisan-tulisan ternama pada waktu itu. Sehingga tidak mengherankan Assurbanipal menguasai berbagai bahasa dari kerajaan lain. Salah satu kepingan tulisan yang ditemukan di dalam perpustakaan ini adalah kisah Gilgamesh yang begitubterkenal. Selain itu ditemukan juga tulisan-tulisan tentang bagaimana cara membuat gelas, membuat parfum, kisah-kisah mitos, tentang berdoa, dan juga dokumen-dokumen administrasi.

Diperkirakan Alexander datang untuk melihat perpustaan ini sehingga dia terinspirasi untuk membuat perpustakaan miliknya sendiri. Namun sayangnya, Alexander tidak dapat mewujudkan impiannya tersebut ketika dia hidup. Sahabat dan penerusnya di Mesir, Ptolomeus mewujudkan impannya tersebut dan memberikan nama perpustaan tersebut Perpustakaan Alexandria. 



Beberapa kepingan dari perpustaan ini sudah diangkat ke British Library di London, Inggris.

Artikel Terpopuler

Saturn Devouring His Son - Fransico Goya (1819)

Salah satu lukisan yang paling mengerikan sepanjang sejarah: Saturn devouring his son yang dilukis oleh pelukis spanyol Francisco Goya (18...