Monday, 19 December 2016

The Eight Virtues of the Samurai # 5 - Kejujuran dan Ketulusan


The Eight Virtues of the Samurai (Bushido)
Bushido code #5 – Kejujuran dan Ketulusan.
Seorang samurai sejati adalah orang yang tidak menanggap uang sebagai sesuatu yang penting, malahan menganggap itu adalah ancaman terbesar bagi umat manusia. Seorang anak dari keluarga samurai sejati diajarkan untuk tidak memikirkan uang karena para samurai menganggap bahwa uang adalah penghalang hadirnya kebijaksanaan dalam hidup. Seorang anak Samurai diberikan kesan bahwa pembicaraan tentang uang adalah pembicaraan yang tidak menarik dan menggambarkan selera yang rendah dari seseorang. Bushido mengajarkan hidup sederhana, bukan semata-mata karena alasan ekonomi, tetapi terutama untuk latihan melawan hawa nafsu. Seorang samurai selalu menanamkan di dalam hati mereka bahwa kemewahan adalah ancaman terbesar bagi umat manusia. Manusia yang bijak adalah manusia yang mengesampingkan seluruh kepuasan material. Sebaliknya kesederhanaan adalah sebuah syarat bagi seorang Samurai yang sejati.
Meskipun banyak hal yang bisa diperdebatkan dengan prinsip uang, kemewahan, namun saya secara pribadi belajar dari prinsip Bushido bahwa hidup sederhana dengan alasan melatih diri agar tidak hanya memuaskan hawa nafsu dan kenikmatan adalah sesuatu yang patut untuk dihidupi diluar seluruh perdebatan tentang uang dan kenikmatan.

The Eight Virtues of the Samurai # 4 - Kesopanan



The Eight Virtues of the Samurai (Bushido)
 
Bushido code #4 - Kesopanan.

Sopan tidak sama dengan menjilat. Menjilat adalah tindakan (seolah-olah) sopan demi sebuah tujuan yang ingin dicapai, seperti kenyamanan, atau dimotivasi oleh rasa ketakutan terhadap seseorang. Namun kesopanan adalah sebuah tindakan yang didasarkan pada sikap mengasihi dan menghormati manusia yang lain. Kamus cambrige menerjemahkan kesopanan sebagai sebuah tindakan yang memperhatikan perasaan orang lain. Seorang samurai sejati dianggap sebagai orang yang tidak hanya mengandalkan ‘otot’ tetapi juga seorang yang memiliki ‘perasaan’ yang halus terhadap sesamanya. Mereka mencoba mengerti perasaan orang yang ada di sekitarnya, jangan sampai mereka melukai seorangpun. Dengan demikian kita bisa menyimpulkan bahwa kesopanan bukan sebuah atribut dari orang-orang yang lemah, justru kemampuan seseorang untuk bersikap sopan, peka terhadap perasaan orang lain adalah karakter yang hanya dimiliki oleh seorang kesatria seperti Samurai.

The Eight Virtues of the Samurai # 3



The Eight Virtues of the Samurai (Bushido)

Bushido code #3 - Belas kasihan.

Seseorang yang diberi kekuatan untuk memerintah dan kekuatan untuk membunuh juga diharapkan memperlihatkan kekuatan yang sama luar biasanya untuk belas kasihan: cinta, perasaan kepada sesama, simpati, rasa iba, adalah karakter kebaikan, sebuah atribut tertinggi dari jiwa manusia. Confusius dan Mencius sering mengatakan bahwa syarat tertinggi dari seorang pemimpin adalah belas kasihan.

Sunday, 4 December 2016

The Eight Virtues of the Samurai # 2


The Bushido Code #2 - Keteguhan.

Bushido membedakan istilah keberanian (bravery) dan keteguhan (courage). Keteguhan merupakan karakter yang tidak terlepas dari kebenaran. Confusius mengatakan, "temukan apa yang menjadi kebenaran dan lakukan dengan keteguhan." Secara singkat, keteguhan adalah melakukan apa yang benar.

Saturday, 3 December 2016

The Bushido Code #1 - Kejujuran




"Kejujuran adalah tulang yang memberikan keteguhan dan kegagahan. Tanpa tulang kepala tidak akan bisa ada di atas punggung, dan tangan tidak akan bisa bergerak, demikian juga kaki tidak dapat berdiri. Demikianlah, tanpa kejujuran tidak ada talenta ataupun pembelajaran yang bisa membuat manusia menjadi seorang samurai." ~ The Bushido Code

Artikel Terpopuler

Saturn Devouring His Son - Fransico Goya (1819)

Salah satu lukisan yang paling mengerikan sepanjang sejarah: Saturn devouring his son yang dilukis oleh pelukis spanyol Francisco Goya (18...